NEW YORK, PESATNEWS- Pembunuh legenda The Beatles, John Lennon, Mark David Chapman kembali mengajukan pembebasan bersyarat untuk yang ketujuh kalinya. Ia akan menjalani persidangan pembebasan bersyarat itu pekan depan.
Seperti dilansir CNN, permohonannya untuk bebas bersyarat disampaikan menjelang 32 tahun kematian salah satu seorang Beatle itu. Lennon ditembak mati di luar apartemennya di Manhattan, new York, AS pada 8 Desember 1980.
Chapman sudah dijadwalkan untuk diwawancara oleh dua atau tiga anggota dewan pembebasan bersyarat. Terakhir kali, Chapman mengajukan pembebasan bersyarat pada 2010, namun ditolak dengan alasan ia belum layak tinggal di dalam lingkungan masyarakat. Ia berulang kali mengajukannya namun terus menerus ditolak, yakni pada 2000, 2002, 2004, 2006 dan 2008.
Chapman kini berusia 57 tahun dan dihukum 20 tahun penjara. Ia menjalani hukumannya di Wende Correctional Facility in Alden, New York. Selama menjalani hukuman, ia tinggal di sel yang terpisah dengan narapidana lainnya. Ia hanya diizinkan berada di luar selnya selama tiga jam setiap hari.
Sejak dipindahkan dari Attica awal tahun ini, Chapman diizinkan untuk mengikuti program ‘reuni keluarga’. Melalui program ini, ia dibolehkan bertemu keluarganya lebih lama lagi.[rvn/fit]
Mohon memasukkan nama, email dan komentar anda apabila ingin memberikan komentar. Kami tidak bertanggung jawab atas segala isi dari komentar yang anda kirimkan.