Berita Daerah

Minggu, 19-08-2012 10:19

Kota Depok Kekurangan BTS



BYTS

BTS

TERKAIT
JAKARTA, PESATNEWS- Berkirim ucapan selamat lebaran lewat SMS dan pesan multimedia lainnya membuat sinyal operator menjadi padat dan terjadi antrean SMS. Tak jarang SMS yang kita kirim tak langsung sampai bahkan bisa jadi besok ataupun lusa baru sampai saan Lebaran.
 
Jumlah Base Transceiver Station (BTS) di Depok yang hanya berjumlah 534, akan menyebabkan antrean SMS dan gangguan sinyal saat menjelang Lebaran akan terjadi di Depok.
 
“Hal itu akan menimbulkan antrean SMS ketika warga Depok saling berkirim SMS. Apalagi jumlah pemilik telepon genggam di Depok mencapai 2 juta unit melebihi warga Depok sendiri yang hanya 1,7 juta. Coba saja kalau satu BTS untuk melayani seribu user, ketika Lebaran banyak yang berkirim SMS, kalau semua itu aktif kirim SMS bersamaan, pasti ada antrean SMS, bisa jadi BBM juga pending,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Depok Heri Pansila, kepada wartawan, Sabtu (18/8).
 
Menurutnya jumlah pemakai HP yang mencapai 2 juta orang rata-rata 40 persen pemiliknya berkirim SMS. Heri menambahkan Depok mendorong para pengusaha operator membangun lebih banyak BTS di Depok yang membutuhkan nilai investasi Rp1,5 milyar per BTS.
 
“Kami membuka investasi selebar - lebarnya, agar investor operator mendirikan menara BTS disini. Perluas kapasitasnya. Untuk saat ini antisipasinya gunakan SMS dengan bijak,” tegasnya.
 
Gejala berkirim SMS seperti ini, lanjut Heri, hampir sama di kota – kota besar. Bisa jadi ucapan selamat lebaran yang kita kirim hari ini, akan sampai besok atau lusa karena pemakaian SMS yang tak bijak.[rvn/cuk]








Editor : -

  

KOMENTAR ANDA

Mohon memasukkan nama, email dan komentar anda apabila ingin memberikan komentar. Kami tidak bertanggung jawab atas segala isi dari komentar yang anda kirimkan.



KOMENTAR





Kontak KamiTentang KamiLowongan Pedoman Media Siber
Copyright © 2013 www.pesatnews.com