Kriminal

Sabtu, 28-07-2012 07:41


Hartati Murdaya Ngaku Sering 'Dipalak' Bupati Buol



Hartati Murdaya

Hartati Murdaya

TERKAIT
JAKARTA, PESATNEWS- Pengusaha Hartati Murdaya mengaku terus menerus 'dipalak' oleh Bupati Buol, Amran Batalipu. Meski terus berusaha menghindar, perusahaan Hartati akhirnya menyerahkan uang Rp 1 miliar.

"Sekarang yang harusnya dikejar, apakah ini suap atau pemerasan. Jika ada pengusaha kasih uang ke pejabat itu namanya suap. Tapi jika pejabat minta ke pengusaha itu namanya pemerasan," kata kuasa hukum Hartati, Tumbur Simanjuntak, di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Jumat (27/7).

Menurut Tumbur, Amran seringkali meminta uang kepada Hartati. Namun anggota Dewan Pembina Partai Demokrat itu, lanjut Tumbur, terus menghindar. Amran, kata Rumbur, meminta uang kepada Hartati sebesar Rp 3 miliar. Namun perusahaan hanya sanggup menyerahkan uang Rp 1 miliar.

"Perusahaan hanya kasih Rp 1 miliar," jelas Tumbur.

Sementara itu Hartati membantah pernah memberikan bantuan Pilkada untuk Amran. Tanpa merinci pernyataannya, Hartati hanya mengakui jika ia concern dengan masalah keamanan di Buol.

"Saya sudah jelaskan itu soal pilkada, itu urusan lain saya enggak tau. Urusan saya itu masalah pabrik terancam keamanan terus menerus seperti ini," papar Hartati usai menjalani pemeriksaan.

Hartati juga membantah jika disebut pernah menghubungi Amran. Ia pun menyangkal sudah menyerahkan uang kepada Amran.[rvn/cuk]








Editor : -
 

KOMENTAR ANDA

Mohon memasukkan nama, email dan komentar anda apabila ingin memberikan komentar. Kami tidak bertanggung jawab atas segala isi dari komentar yang anda kirimkan.



KOMENTAR

Kontak KamiTentang KamiLowongan Pedoman Media Siber
Copyright © 2013 www.pesatnews.com