
KAIRO, PESATNEWS – Akhirnya, Mohamed Mursi Eissa al-Ayat terpilih menjadi presiden Mesir setelah menang dalam dalam pemilihan presiden yang diumumkan pada Minggu (24/6). Mursi yang didukung Ikhwanul Muslimin menjadi presiden pertama Mesir setelah runtuhnya rezim Hosni Mubarak.
Mursi menang dengan 51,7 persen dukungan dengan total peroleh 13.230.131 suara. Ia mengalahkan Ahmad Shafiq. Mantan Perdana Menteri Mesir di era Mubarak itu memperoleh suara 48,3 persen dari 50 juta pemilih.
Kemenangan Mursi itu disambut gegap gempita jutaan para pendukungnya yang berkumpul di Alun-alun Tahrir, Kairo, Minggu siang waktu setempat. Para pendukung menembakkan kembang api, bernyanyi, dan menari.
Moursi, lahir di desa Adwah, Provinsi Syarqiyah, bagian timur Mesir, pada 20 Agustus 1951 dari keluarga petani sederhana.
Saat ini, doktor teknik lulusan Amerika Serikat itu mengetuai Partai Kebebasan dan Keadilan atau Hizbul Hurriyah Wal Adalah, sayap politik Ikhwanul Muslimin.
Mursi meraih doktor bidang teknik material pada University of Southern California pada 1982, dan pernah menjadi dosen atau profesor pembantu di universitas di AS itu pada 1982-1985.
Pada 1985-2010, Mursi mengetuai jurusan teknik material di Universitas Zakazik, Mesir, dan dosen teknik di Cairo University.
Sejak 1977, Mursi mulai aktif di Ikhwanul Muslimin dan berulang kali masuk penjara, baik di masa Presiden Anwar Saddat (1970-1981) maupun di era Presiden Husni Mubarak (1981-2011) atas tuduhan melakukan gerakan bawah tanah untuk menggulingkan pemerintah.
Memang, sepanjang tiga rezim Mesir mulai dari Presiden Gamal Abdel Nasser (1953-1970), berlanjut rezim Presiden Anwar Saddat (1970-1981) hingga Presiden Mubarak (1981-2011), Ikhwanul Muslimin dinyatakan sebagai organisasi terlarang.
Jabatan terakhir di Ikhwanul Muslimin, sebagai anggota (Irsyad) atau dewan pimpinan tertinggi di jajaran organisasi berpengaruh tersebut.
Dalam pemilihan umum pada 2000, Mursi terpilih sebagai anggota parlemen dan kemudian terpilih menjadi juru bicara kubu Ikhwanul Muslimin di dewan legislatif itu. Mursi memiliki seorang istri dan dikaruniai lima anak dan tiga cucu. [fu/pn]