
Tentara Israel (ist)
BEIRUT, PESATNEWS- Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL), Kamis (11/3), mengutuk pelanggaran yang setiap hari dilakukan oleh Israel terhadap wilayah udara Lebanon.
Niraj Singh, jurubicara UNIFIL, menegaskan di dalam satu pernyataan bahwa pelanggaran setiap hari oleh Israel terhadap kedaulatan Lebanon dengan penerbangan yang dilakukan oleh Angkatan Udaranya harus segera dihentikan, kata laporan tersebut.
Ia mengatakan para komandan UNIFIL membahas dengan Angkatan Darat Israel masalah peningkatan jumlah penerbangan pengawasan oleh Israel dalam beberapa pekan belakangan dan meminta para pejabatnya menghentikan semua penerbangan itu.
“UNIFIL melaporkan semua pelanggaran Israel kepada Dewan Keamanan PBB sebagai bagian dari operasi pemelihara perdamaian,” kata Singh.
Mengenai kemungkinan perang antara Lebanon dan Israel, jurubicara UNIFIL tersebut menyatakan, “Situasi di Lebanon selatan tenang dan setiap orang menghormati diakhirinya aksi bermusuhan dan bekerja sama dengan UNIFIL dalam kerangka kerja Resolusi 1701.”
Resolusi 1701 PBB diterapkan pada 2006, setelah perang yang menghancurkan antara tentara Israel dan pejuang Syiah Lebanon, Hizbullah.
UNIFIL digelar di Lebanon selatan guna melaksanakan misi pemelihara perdamaian dan memantau penerapan resolusi itu.
Lebanon menuduh Israel memasuki wilayah udaranya setiap hari, dan menyatakan itu adalah pelanggaran terhadap Resolusi 1701, sementara Israel menuduh Hizbullah mempersenjatai diri kembali di daerah perbatasan.(ANT)
Artikel terkait: