temuan baru di dunia UPS murah bisa 12 jam atau lebih imam 083898984333
DI JUAL HONDA TIGER REVO CW/DD HITAM 2008 DKI PAJAK PANJANG. FULL ORSINIL BU 18.5JT NEGO Asep 93350323
Jual HP Nokia 1315 CDMA charger-nya dan tanpa dus buku mau dijual: Rp 325.000 vanshop 02195198711
Dijual Rumah BTN - OVER KREDIT - di Bekasi, Lt/Lb : 72/72, Harga Rp 70 Juta, sudah termasuk Jaringan Telepon (masih bisa Nego), Listrik 1300 Watts Bp. Supardi 021-88375953

Tingkat Pengangguran Tinggi, Pemkot Jaksel Adakan Pelatihan Keterampilan

Berita Daerah | Published on 09/03/10 13:52

pekerjaJAKARTA, PESATNEWS- Tingginya angka pengangguran, membuat Sudin Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Selatan mencoba menyiasati problem itu dengan menggelar berbagai pelatihan kerja. Salah satu pelatihan tenaga satuan pengamanan (satpam). Dengan pelatihan ini, diharapkan akan banyak tenaga produktif yang tersalurkan sehingga dapat mengurangi angka pengangguran di Jakarta Selatan.

Kasudin Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Selatan Suhari mencatat, pada 2009 angka pengangguran di Jakarta Selatan mencapai 127.680 orang. Angka ini jelas mengalami penurunan dibanding tahun 2008 yang mencapai 133.70 orang.

“Untuk menekan angka pengangguran di Jakarta Selatan, kita telah membuka berbagai pelatihan seperti pelatihan mengemudi, teknisi AC, dan teknisi ponsel. Dengan pelatihan ini diharapkan para pengangguran akan meningkat kualitas SDM-nya, sehingga mereka bisa bersaing dengan pihak luar dan juga mampu mengembangkan dunia usaha sendiri,” kata Suhari di kantor Walikota Jakarta Selatan, seperti dikutip dari situs resmi pemprov DKI Jakarta, Selasa (9/3).

Tidak hanya itu, dalam waktu dekat pihaknya juga akan membuka pelatihan satpam. Karena saat ini, peluang menjadi satpam terbuka lebar seiring banyaknya gedung bertingkat dan perumahan yang membutuhkan tenaga keamanan dari bergagai aksi kejahatan. “Kita bekerja sama dengan kepolisian untuk pelatihan satpam, mereka yang lulus akan diberikan sertifikat,” terangnya.

Suhari menambahkan untuk pelatihan yang sifatnya keterampilan seperti teknisi AC dan ponsel, para peserta juga diberikan modal jika mereka ingin membuka wirausaha. Bahkan, pihaknya juga menyalurkan mereka ke berbagai perusahaan yang membuka lowongan kerja sesuai keahlian masing-masing. “Kita terus memantau dan membantu mereka sampai bisa diterima,” paparnya.

Selain itu, pihaknya juga memfasilitasi bagi mereka yang ingin menjadi transmigran, untuk meningkatkan taraf hidup. “Pada 2009 saja, kita telah memberangkatkan 15 KK atau 45 jiwa. Untuk 2010 kita menargetkan 200 KK untuk transmigrasi ke daerah Kalimantan dan Sumatera,” tandasnya.

  • Share/Bookmark

Artikel terkait:

Post a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

*
*