temuan baru di dunia UPS murah bisa 12 jam atau lebih imam 083898984333
DI JUAL HONDA TIGER REVO CW/DD HITAM 2008 DKI PAJAK PANJANG. FULL ORSINIL BU 18.5JT NEGO Asep 93350323
Jual HP Nokia 1315 CDMA charger-nya dan tanpa dus buku mau dijual: Rp 325.000 vanshop 02195198711
Dijual Rumah BTN - OVER KREDIT - di Bekasi, Lt/Lb : 72/72, Harga Rp 70 Juta, sudah termasuk Jaringan Telepon (masih bisa Nego), Listrik 1300 Watts Bp. Supardi 021-88375953

Mendiknas: Pemerintah Tetap Akan Laksanakan Ujian Nasional

Nasional | Published on 08/02/10 15:54

Ujian NAsional (beritaJKT)

Ujian NAsional (beritaJKT)

SURABAYA, PESATNEWS- Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh menegaskan bahwa pemerintah sudah siap melaksanakan Ujian Nasional (UN) pada Maret mendatang.

“UN sudah siap semuanya, tapi kami masih menunggu laporan dari daerah-daerah tentang jumlah soal UN yang dibutuhkan,” katanya di Surabaya, Senin (8/2).

Ia mengemukakan hal itu setelah membuka Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Nonformal (PTK-PNF) yang diikuti 163 peserta dari seluruh Indonesia.

Menurut dia, pihaknya akan menghitung secara cermat antara soal UN yang dibutuhkan dan jumlah soal yang dikirimkan.

“Jangan sampai jumlah soal yang dibutuhkan ada 30 soal, tapi soal yang dikirim berjumlah 32, maka dua soal yang tak terpakai akan disalahgunakan, karena jumlah soal yang dibutuhkan akan dihitung secara teliti,” katanya.

Mantan Rektor ITS Surabaya itu mengatakan kualitas soal UN juga akan diupayakan semakin baik dan mewakili tipe-tipe soal UN sesuai dengan variasi kualitas sekolah.

“Karena itu, ada `try out` atau uji coba yang akan dapat menjadi pemetaan tipe soal UN bagi masing-masing daerah yang sangat bervariasi. Meski begitu akan tetap ada standar minimum,” katanya.

Selain kesiapan soal UN, ia mengatakan percetakan soal juga sudah diberi standar terkait kualitas kertas untuk soal UN, ukuran jenis kertas, dan sebagainya.

“Dengan standar percetakan itu, kualitas soal UN akan terjamin, sehingga tidak akan terlalu tipis dan mudah rusak,” katanya.

Setelah itu, katanya, tahap pelaksanaan akan diikuti dengan pengawasan. “Yang terpenting adalah evaluasi UN, karena hasil UN akan menunjukkan daerah mana atau sekolah mana yang perlu dibantu pemerintah untuk ditingkatkan kualitasnya,” katanya.

Dalam rapat koordinasi PTK-PNF yang berlangsung selama tiga hari dari 7 sampai 9 Februari 2010 itu juga dibahas rencana Jambore Seribu PTK-PNF tingkat nasional di Surabaya pada 28 Juli hingga 2 Agustus 2010. (ant)

  • Share/Bookmark

Artikel terkait:

Post a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

*
*