
Abhisit Vejjajiva (topnews)
BANGKOK, PESATNEWS- Perdana Menteri Thailand, Abhisit Vejjajiva, mengatakan kepada rakyat Thailand, bahwa pemerintahnya akan memelihara perdamaian di dalam negeri, dan menegaskan tidak ada alasan untuk kudeta militer pada saat ini.
Berbicara dalam pidato radio dan televisi minggu (7/2), Abhisit menyeru rakyatnya agar menerima dan mencerna berita-berita, terutama tentang konflik di masyarakat dengan penuh hati-hati.
Dia juga menjamin, bahwa pemerintah akan berusaha mencegah terjadinya kekacauan sipil.
“Memang ada laporan-laporan mengenai konflik-konflik yang bisa menyebabkan timbulnya kekerasan pada pekan lalu,” kata Abhisit.
Dia menambahkan, bahwa kelompok-kelompok tertentu dari rakyat ingin membentuk kepanikan dan ketakutan, dan bahkan ada pembicaraan mengenai kudeta.
“Pemerintah ingin menegaskan kembali, bahwa tidak ada alasan pada saat ini untuk membentuk insiden-insiden seperti itu,” katanya.
“Menyinggung situasi ekonomi nasional, menurutnya telah pulih kembali ke basis berkesinambungan, sedangkan di bidang politik terdapat sistem parlementer untuk terus melakukan pengawasan terhadap kinerja pemerintah,” ujarnya.
“Partai-partai politik oposisi akan mengajukan mosi tidak percaya terhadap pemerintah, dan ini adalah kesempatan penting untuk memeriksa tugas-tugas pemerintah berdasarkan sistem parlementer tersebut.”
Pernyataan-pernyataan itu dibuat karena para anggota partai Serikat Terdepan untuk Demokrasi terhadap Kediktatoran (UUD) yang anti-pemerintah, melancarkan demonstrasi hampir tiap hari di ibu kota negara dan daerah-daerah.
Itu dilakukan karena pengadilan 26 Februari akan mengambil keputusan apakah menyita 76,6 miliar Bath aset buronan, yakni mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra, yang dibekukan.
Thaksin ditumbangkan dalam satu kudeta tak berdarah pada September 2006.
Abhisit menyeru rakyatnya untuk tidak membiarkan negara kehilangan kesempatan dengan memanfaatkan kekerasan, untuk memecahkan konflik besar itu.
Perdana menteri juga mengatakan, bahwa dia percaya negara akan mampu mengatasi masalah-masalah dalam menghadapi kekacauan. (ANT)
Artikel terkait: